Seni Musik Kontemporer

Seni Musik Kontemporer

Seni Musik Kontemporer – Seni merupakan bidang yang luas. Di dalamnya terdapat cabang-cabang lain seperti seni tari, seni drama, seni teater, seni lukis dan juga seni musik. Cabang-cabang ini pun dibagi lagi ke dalam beberapa kelompok. Cabang seni musik contohnya dibagi lagi ke dalam beberapa kelompok. Berdasarkan bentuknya ada seni vokal, musik instrumental dan juga campuran antara vokal dan instrumental. Sama halnya dengan seni tari yang mempunyai macam macam aliran seni lukis. Selain itu, dalam segi waktu seni musik juga dibagi dalam kelompok tertentu seperti seni musik tradisional dan modern. Istilah seni musik dalam pengertian dari seni kontemporer pada dasarnya mirip dengan seni musik modern. Untuk mengetahui kemiripannya, kita terlebih dahulu harus paham pengertian seni musik kontemporer itu sendiri.

Seni musik kontemporer ialah seni yang muncul sekitar abad ke-19an. Kemunculannya dipicu oleh gerakan aliran seni lukis impresionis. Gerakan tersebut digagas oleh sekelompok pelukis asal Prancis yaitu ( Monet, Renoir, Degas dan kawannya ). Mereka menolak pandangan romantisisme yang pada saat itu sudah diterima orang banyak dengan aliran baru yaitu impresionisme yang lebih menekankan pada impresi atau kesan yang diciptakan oleh karya seni.

Pada kuartal terakhir abad yang ke 19, musik orkestrasi dan piano mulai membuat suara-suara merdu baru yang sering kali materialnya berasal dari seni sastra maupun seni lainnya. http://111.221.46.189/ Terkadang juga muncul melodi dan juga ritme baru yang bukan berasal dari Barat. Tangga nada dan kord yang baru juga dipakai pada masa ini.

Seni Musik Kontemporer

Musik pada abad 20 mencerminkan adanya pengaruh sastra dan seni dalam hal mekanismenya. Eksperimen 12 nada pada musik abad ini memunculkan bunyi yang enak didengar dan impresionismenya sangat kental. Eksperimen lainnya terhadap musik abad 20 ialah dengan musik-musik elektronik. Pengaruhnya seperti pada musik jazz, rock, alat musik elektronik serta elemen-elemen populer lainnya yang berkaitan dengan musik ini.

Pada musik di era ini terdapat banyak variasi gaya dari pos-modernisme hingga impresionisme bahkan muncul juga konsep melodi irama baru  dari musik Bartok, Stravinsky, Prokofiev, Copland, Shostakovich, Barber dan Gorecki. slot online Berikut ini adalah karakteristik umum dari musik kontemporer:

1. Melodi liriknya lebih sedikit dibanding periode sebelumnya

2. Adanya harmoni yang disonan (tidak selaras)

3. Ritme yang kompleks

4. Banyak suara perkusinya

5. Bunyi dari alat musik tiup wood wind dan brass serta bunyi perkusi lebih banyak ditemukan dibanding periode sebelumnya

6. Penggunaan suara sintetis dan elektronik.

Agar bisa lebih memahami pengertian seni musik kontemporer, ada baiknya untuk lebih mengenal langsung siapa saja musisi-musisinya. judi slot online Berikut ini adalah beberapa musisi musik kontemporer yang terkenal hingga saat ini.

1. Yuki Ono

2. David Byrne

3. Raymond Pettibond

4. Jean-Michell Basquiat

5. Kim Gordon

6. Throbbing Gristle

7. Lonnie Holley

8. Christian Marclay

9. Laurie Anderson

10. Lizzi Bougatsos

Berikut ini adalah beberapa musisi baik penyanyi maupun band musik kontemporer premium303 yang baru pada tahun 2017.

1. Sky Ferreira

2. Cameron Avery

3. Dirty Projectors

4. Kehlani

5. Lana Del Rey

6. Sampha

7. Katty Perry

8. Ed Sheeran

Pengertian seni musik kontemporer pada intinya ialah seni musik yang muncul pada masa kontemporer, tepatnya dari abad ke 19an hingga sekarang. Kemunculan seni musik tersebut dipicu oleh gerakan impresionisme dalam seni lukis. Gerakan ini lebih menekankan pada impresi atau kesan yang ditimbulkan oleh karya seni. Dalam seni musik kontemporer, elemen-elemen musik yang baru mulai diperkenalkan untuk menonjolkan impresi. Misalnya ritme dan melodi baru yang tak berasal dari Barat mulai digunakan. Selain itu juga muncul variasi dari 12 tangga nada. Musik elektronik serta alat musik yang berbasis elektronik juga mulai diperkenalkan pada musik kontemporer pada era 19an ini.

KONSEP MUSIK KONTEMPORER

Pada puncaknya, karya-karya musik kontemporer tak lagi menjelaskan ciri-ciri dari latar belakang tradisi budayanya walaupun sumber-sumber tradisi itu masih terasa lekat. Namun sikap serta pemikiran individual-lah yang paling penting, sebagai landasan dalam proses kreatifitas musik kontemporer. Musik ini cendrung untuk mengubah cara pandang, cita rasa, dan kriteria estetik yang sebelumnya telah dikurung oleh sesuatu yang terpola, ada standarisasi, seragam, global, dan bersifat sentral. Konsep musik kontemporer menjadi sangat personal atau individual, hingga perkembangannyapun beragam. Paham ini adalah yang ditawarkan oleh musik kontemporer, sehingga dalam karya-karya yang lahir banyak terjadi vokabuler teknik garapan dan aturan tradisi yang telah mapan ke dalam wujud yang baru, terkesan aneh, nakal, bahkan urakan.

secara kompositoris karakteristik karyanya bisa dipetakan menjadi tiga kategori. Pertama ialah karya musik yang bersifat “musik iringan”. Konsep komposisi di dalam karya seperti ini berdasar kepada penciptaan suatu melodi (bentuk lagu/intrumental), kemudian elemen-elemen lainnya berfungsi mengiringi melodi tersebut. Kedua ialah karya musik yang bersifat “illustratif”. Konsep komposisinya berusaha untuk menggambarkan sesuatu dari naskah cerita, puisi dan lain-lain. Dengan demikian orientasi musiknya lebih tertuju kepada penciptaan suasana-suasana yang berdasar pada interpretasi komponisnya. Ketiga ialah karya musik yang bersifat otonom. Karya musik seperti ini biasanya sangat sulit dipahami oleh banyak orang awam. Selain bentuknya yang tak baku, aspek gramatika musiknya pun sangat berbeda jika dibandingkan dengan karya-karya tradisi. Kadang-kadang karya-karya musik yang seperti ini sering menimbulkan hal yang kontroversial. Seperti yang “anti tradisi”, padahal secara sadar atau tidak sadar, semua tatanan konsepnya bersumber dari tradisi. Kategori yang seperti ini lebih dekat atau lebih cocok dengan fenomena musik kontemporer Barat atau Eropa-Amerika.

Seni Musik Kontemporer 1

Satu garapan musik kontemporer dengan media ungkap berbeda digarap kolaboratif oleh dua seniman yaitu I Wayan Dibia dan Keith Terry yaitu ”Body Tjak”. Karya ini adalah seni pertunjukan multikultural hasil kerja sama atau kolaborasi internasional yang memadukan unsur-unsur seni dan budaya Barat (Amerika) dan Timur (Bali-Indonesia). ”Body Tjak” digarap dengan penggabungan unsur-unsur seni Kecak Bali dengan Body Music, sebuah jenis musik baru yang menggunakan tubuh manusia sebagai sumber bunyi. Garapan bernuansa seni budaya global ini, lahir dengan dua produksinya yaitu Body Tjak 1990 (BT90) dan Body Tjak 1999 (BT99) (Dibia, 2000:10). Kedua karya ini memang murni lahir dari keinginan seniman untuk mengekspresikan jiwanya yang sudah tergugah oleh dinamisme seni kecak dan body music. Dengan berbekal pengalaman estetis masing-masing, dan juga diilhami oleh obsesi aktualitas kekinian, kedua seniman sepakat melakukan eksperimen dalam bentuk workshop-workshop sehingga lahirlah musik kontemporer Body Tjak.

Dari segi alat musik sajian kontemporer memakai perpaduan antara alat musik tradisional dan modern sehingga menambah variasi suara yang dihasilkan. dari segi sikap penyaji bergerak sesuai alur cerita, seperti jalan, berdiri, dan duduk.

FUNGSI MUSIK KONTEMPORER

1. Mengembangkan jenis musik baru baik yang berakar pada tradisi ataupun tidak

2. Aktualisasi gaya bermusik para kompossi

3. Wujud ditemukan dan berkembangnya gramatika musik

4. Suatu fenomena bahwa sumber bunyi bisa menjadi  musik